Cara Menghitung Biaya Data Accurate Online Secara Tepat
September 30, 2026
By Ali Akbar
Cara Menghitung Biaya Data Accurate Online Secara Tepat
Pemahaman mengenai efisiensi operasional sistem akuntansi berbasis cloud mencakup transparansi alokasi kuota penggunaan. Oleh karena itu, mengetahui cara menghitung biaya data Accurate Online menjadi hal penting bagi pemilik bisnis. Langkah ini memastikan Anda dapat mengestimasi anggaran pengeluaran teknologi informasi perusahaan secara presisi tanpa khawatir timbul biaya tak terduga.
Sebagai contoh, setiap aktivitas pencatatan modul mencakup jumlah transaksi, rincian produk, hingga dokumen lampiran. Dengan demikian, sistem Accurate Online memberikan fasilitas gratis hingga 1.000.000 data per data usaha sebelum menerapkan penyesuaian biaya berjenjang.
1. Mengenal Struktur Tier Biaya Data Progresif
Sebelum melakukan kalkulasi, pahami bahwa penentuan biaya menggunakan skema tier progresif berbasis kelipatan 1.000.000 data per bulan:
- Tier 1 (0 – 1.000.000 Data): Gratis tanpa biaya tambahan untuk mendukung usaha kecil.
- Tier 2 (1.000.001 – 10.000.000 Data): Rp50.000 per bulan untuk setiap tambahan 1.000.000 data.
- Tier 3 (10.000.001 – 50.000.000 Data): Rp25.000 per bulan per kelipatan 1.000.000 data (ditambah akumulasi biaya Tier 2).
- Tier 4 (50.000.001 – 200.000.000 Data): Rp13.000 per bulan per kelipatan 1.000.000 data (ditambah akumulasi Tier 2–3).
- Tier 5 (200.000.001 – 600.000.000 Data): Rp6.000 per bulan per kelipatan 1.000.000 data (ditambah akumulasi Tier 2–4).
- Tier 6 (> 600.000.000 Data): Rp3.000 per bulan per kelipatan 1.000.000 data (ditambah akumulasi Tier 2–5).
2. Rumus dan Simulasi Perhitungan Penggunaan Data Transaksi
Untuk menghitung perkiraan total data harian, Accurate Online menggunakan rumus dasar berikut:
Estimasi Total Data = Jumlah Transaksi + (Jumlah Transaksi Jumlah Rincian Transaksi)
Setelah menghitung akumulasi transaksi harian, Anda perlu menambahkan estimasi 10% untuk transaksi lainnya (seperti transaksi pembelian, lampiran dokumen, dan transaksi pendukung).
Contoh 1: Bisnis Fashion Skala Menengah
Asumsikan bisnis fashion Anda melakukan 100 transaksi penjualan harian dengan 3 jenis produk di setiap transaksi:


Kesimpulan: Dengan total 13.200 data, Anda masih berada di Tier 1 (gratis) karena berada jauh di bawah batas 1.000.000 data per bulan
Contoh 2: Bisnis Ritel Skala Besar
Asumsikan bisnis ritel Anda melakukan 5.500 transaksi penjualan harian dengan 5 jenis produk pada setiap transaksi:


Kesimpulan: Karena estimasi total penggunaan data mencapai 1.089.000 data, maka penggunaan Anda telah menyentuh Tier 2. Oleh karena itu, pada bulan tersebut Anda akan dikenakan tagihan tambahan biaya sebesar Rp50.000 per satu juta data atas kelebihan kuota gratis tersebut.
3. Memantau Pertumbuhan Data pada Area Penagihan
Selain itu, Anda dapat memantau akumulasi transaksi secara langsung dari dasbor utama Accurate Online tanpa perhitungan manual:
- Masuk ke menu Area Penagihan pada profil akun Accurate Online Anda.
- Pilih opsi Pertumbuhan Data untuk melihat grafik pemakaian secara real-time.
- Hasilnya, Anda dapat melihat estimasi penggunaan data serta memprediksi biaya yang akan timbul secara transparan.



