Panduan Lengkap Single-Step Income Statement untuk UMKM: Mudah, Cepat, dan Akurat dengan Accurate Online
Mei 21, 2026
By Ramadhan Maulana Ikhsan
Pada Intinya :
1. Single-step income statement menyajikan semua sumber pendapatan sekaligus, termasuk penjualan, jasa, pendapatan sewa, dan keuntungan lain. Setelah itu, semua beban seperti gaji, sewa, biaya administrasi, dan bunga dijumlahkan. Selisih total pendapatan dan total beban menunjukkan laba atau rugi bersih
2. Single-step income statement adalah format laporan laba rugi yang efisien dan mudah dipahami. Untuk UMKM yang ingin laporan cepat, akurat, dan transparan, format ini sangat sesuai. Dengan dukungan Accurate Online, pengelolaan laporan menjadi lebih praktis, pengambilan keputusan lebih cepat, dan fokus bisnis tetap terjaga
Bagi banyak pemilik UMKM, membuat laporan keuangan kerap terasa rumit. Banyak istilah akuntansi yang membingungkan dan format laporan laba rugi yang panjang. Di sinilah single-step income statement hadir sebagai solusi praktis
Laporan ini menyederhanakan proses, menggabungkan seluruh pendapatan di satu blok, lalu seluruh beban di blok lain, dan langsung menunjukkan laba atau rugi bersih.
Format ini sangat cocok bagi bisnis yang transaksinya belum terlalu kompleks, dan bagi pemilik yang ingin cepat memahami kondisi keuangan tanpa terjebak detail rumit.
Apa Itu Single-Step Income Statement?
Single-step income statement menyajikan semua sumber pendapatan sekaligus, termasuk penjualan, jasa, pendapatan sewa, dan keuntungan lain. Setelah itu, semua beban seperti gaji, sewa, biaya administrasi, dan bunga dijumlahkan. Selisih total pendapatan dan total beban menunjukkan laba atau rugi bersih.
Keunggulan format ini adalah kesederhanaan dan transparansi. Tidak ada pemisahan antara operasi inti dan non-operasi, sehingga laporan lebih mudah dipahami, terutama oleh non-akuntan.
Kapan Sebaiknya Menggunakan Format Single-Step?
Format ini ideal untuk:
– UMKM dengan struktur transaksi sederhana.
– Bisnis jasa kecil yang tidak memiliki persediaan besar.
– Pemilik bisnis yang membutuhkan laporan cepat untuk evaluasi mingguan atau bulanan.
– Situasi di mana efisiensi waktu lebih diutamakan daripada analisis mendalam seperti laba kotor atau laba operasi terpisah
Komponen Utama Single-Step Income Statement
Untuk memastikan laporan tetap akurat, pastikan mencakup komponen berikut:
1. Judul Laporan
Cantumkan nama resmi perusahaan, judul laporan, dan periode laporan dengan jelas. Hal ini penting untuk identifikasi laporan dan kepatuhan administrasi. Misalnya, “Laporan Laba Rugi Periode Januari–Maret 2026”
2. Pendapatan dan Keuntungan
Termasuk seluruh pendapatan operasional dan non-operasional, misalnya penjualan produk, jasa, sewa, bunga deposito, dan keuntungan penjualan aset. Semua sumber pendapatan dikumpulkan di satu bagian untuk memudahkan penghitungan total
3. Total Pendapatan
Merupakan akumulasi seluruh pendapatan yang telah dikumpulkan. Angka ini menjadi dasar utama untuk menghitung laba atau rugi perusahaan. Pastikan tidak ada pendapatan yang terlewat atau dihitung ganda agar laporan tetap akurat
4. Beban dan Kerugian
Meliputi seluruh pengeluaran yang terjadi selama periode laporan, seperti gaji, biaya operasional, sewa, penyusutan, bunga pinjaman, dan beban administrasi. Menghitung beban secara teliti sangat penting karena memengaruhi laba bersih
Baca Juga : 7 Tips Business Trip yang Efisien agar Biaya Perjalanan Dinas Tetap Terkontrol
5. Total Beban
Jumlah seluruh beban yang telah dikumpulkan. Dalam single-step, semua beban digabung menjadi satu blok tanpa pemisahan antara beban operasional dan non-operasional. Ini memudahkan pembaca memahami total pengeluaran secara instan
6. Laba atau Rugi Sebelum Pajak
Selisih antara total pendapatan dan total beban. Hasil positif menunjukkan perusahaan memperoleh laba, sementara negatif menandakan kerugian. Angka ini penting untuk menilai efisiensi operasional dan strategi biaya
7. Pajak Penghasilan
Beban pajak sesuai ketentuan yang berlaku. Menghitung pajak dengan benar penting untuk memperoleh laba bersih yang akurat
8. Laba atau Rugi Bersih
Hasil akhir yang menunjukkan profitabilitas perusahaan setelah dikurangi seluruh beban dan pajak. Laba bersih menjadi indikator utama kinerja bisnis.
Cara Membuat Single-Step Income Statement
Menyusun laporan ini bisa lebih mudah jika mengikuti langkah berikut:
– Tentukan periode laporan (bulanan, kuartalan, atau tahunan).
– Kumpulkan seluruh akun pendapatan dari neraca saldo atau sistem akuntansi.
– Kumpulkan seluruh akun beban perusahaan.
– Hitung total pendapatan.
– Hitung total beban.
– Kurangi total beban dari total pendapatan untuk mendapatkan laba atau rugi sebelum pajak.
– Kurangi pajak penghasilan untuk memperoleh laba bersih.
Dengan Accurate Online, semua langkah ini menjadi otomatis. Software ini membantu mengelompokkan pendapatan dan beban, menghitung total, serta menampilkan laporan single-step secara rapi dan konsisten. Pemilik bisnis bisa memantau keuangan kapan saja dan memastikan data akurat tanpa takut salah hitung.
Perbandingan dengan Multiple-Step Income Statement
Perbedaan utama: single-step lebih ringkas dan cepat dibuat, sedangkan multiple-step memisahkan laba kotor, laba operasi, dan laba bersih. Untuk UMKM yang membutuhkan efisiensi, single-step lebih praktis, sementara multiple-step lebih cocok untuk perusahaan besar atau yang butuh analisis mendalam.
Single-step income statement adalah format laporan laba rugi yang efisien dan mudah dipahami. Untuk UMKM yang ingin laporan cepat, akurat, dan transparan, format ini sangat sesuai. Dengan dukungan Accurate Online, pengelolaan laporan menjadi lebih praktis, pengambilan keputusan lebih cepat, dan fokus bisnis tetap terjaga.
Akuntansiusaha.id mitra resmi penjualan Accurate Online



