Aturan Pesangon PHK Terbaru: Minimal 1 Kali, Perusahaan Perlu Siapkan Apa?
Oktober 8, 2026
By Ramadhan Maulana Ikhsan
Pada Intinya :
1. Aturan baru membawa perubahan pada formula pesangon yang sebelumnya memungkinkan penggunaan pengali 0,5 kali untuk kondisi PHK tertentu. Kini, ketentuan tersebut dihapus dan pesangon paling sedikit menggunakan satu kali ketentuan
2. Di sinilah Accurate Online dapat membantu perusahaan mengelola pencatatan keuangan dan payroll secara lebih terintegrasi. Data transaksi dan biaya perusahaan dapat dicatat dengan lebih terstruktur sehingga tim finance lebih mudah memantau kondisi keuangan bisnis
Perubahan aturan ketenagakerjaan kembali menjadi perhatian pelaku usaha. DPR RI mengesahkan Undang-Undang Pelindungan Ketenagakerjaan pada 6 Oktober 2026, dengan sejumlah perubahan penting yang berkaitan dengan hubungan kerja, PHK, pengupahan, dan perlindungan pekerja
Salah satu perubahan yang paling banyak dibicarakan adalah ketentuan pesangon PHK. Dalam aturan baru, pengali 0,5 kali yang sebelumnya berlaku untuk kondisi tertentu tidak lagi digunakan, sehingga pesangon ditetapkan paling sedikit satu kali ketentuan
Bagi perusahaan, perubahan ini tentu bukan hanya berkaitan dengan proses PHK. Perusahaan juga perlu semakin tertib dalam mengelola data karyawan, payroll, biaya tenaga kerja, hingga pencatatan kewajiban perusahaan.
Apa yang Berubah dari Aturan Pesangon PHK?
Aturan baru membawa perubahan pada formula pesangon yang sebelumnya memungkinkan penggunaan pengali 0,5 kali untuk kondisi PHK tertentu. Kini, ketentuan tersebut dihapus dan pesangon paling sedikit menggunakan satu kali ketentuan
1. Pesangon Minimal Satu Kali Ketentuan
Artinya, ketika terjadi PHK dalam kondisi yang diatur regulasi, perusahaan perlu memperhitungkan hak pekerja berdasarkan ketentuan pesangon yang berlaku tanpa menggunakan pengali 0,5 kali seperti sebelumnya
Aturan baru juga membuka ruang bagi perusahaan dan pekerja untuk menyepakati nilai pesangon yang lebih besar. Kesepakatan tersebut bahkan dapat mencapai dua, tiga, hingga empat kali ketentuan dalam kondisi tertent
2. Proses PHK Perlu Lebih Tertib
Selain perubahan pesangon, mekanisme PHK juga mendapatkan perhatian. Perundingan antara perusahaan dan pekerja menjadi bagian penting sebelum perselisihan dilanjutkan melalui mekanisme penyelesaian hubungan industrial
Hal ini membuat perusahaan perlu memiliki administrasi ketenagakerjaan yang lebih rapi agar data masa kerja, gaji, tunjangan, hingga riwayat karyawan dapat digunakan secara tepat ketika dibutuhkan
Perusahaan Perlu Bersiap Mengelola Biaya Karyawan
Perubahan pesangon dapat berdampak terhadap perencanaan keuangan perusahaan, terutama ketika bisnis menghadapi efisiensi atau kondisi yang mengharuskan pengurangan tenaga kerja
Karena itu, perusahaan sebaiknya tidak menunggu sampai terjadi PHK untuk mulai merapikan administrasi. Data payroll dan biaya karyawan perlu dicatat secara terstruktur sehingga perusahaan dapat mengetahui kewajiban yang harus dipenuhi dan memperkirakan dampaknya terhadap arus kas
UU baru juga mengatur mengenai dana cadangan pesangon, yang menjadi salah satu ketentuan baru dalam sistem perlindungan ketenagakerjaan
Accurate Online Bantu Perusahaan Kelola Payroll Lebih Teratur
Ketika aturan ketenagakerjaan semakin berkembang, pengelolaan administrasi karyawan secara manual tentu dapat membuat pekerjaan HR dan finance semakin berat. Kesalahan mencatat gaji, tunjangan, atau biaya tenaga kerja juga dapat memengaruhi laporan keuangan perusahaan
Di sinilah Accurate Online dapat membantu perusahaan mengelola pencatatan keuangan dan payroll secara lebih terintegrasi. Data transaksi dan biaya perusahaan dapat dicatat dengan lebih terstruktur sehingga tim finance lebih mudah memantau kondisi keuangan bisnis
Dengan pengelolaan yang rapi, perusahaan tidak hanya lebih siap menghadapi perubahan aturan pesangon PHK, tetapi juga memiliki dasar data yang lebih baik untuk mengambil keputusan bisnis
Jadi, perubahan aturan pesangon sebaiknya menjadi momentum bagi perusahaan untuk mengevaluasi kembali sistem payroll, administrasi karyawan, dan pencatatan keuangan. Dengan dukungan Accurate Online, pengelolaan administrasi bisnis dapat dilakukan lebih praktis, terintegrasi, dan membantu perusahaan menjaga laporan keuangan tetap akurat.
Akuntansiusaha.id Mitra resmi penjualan Accurate Online



